Breaking

Tampilkan postingan dengan label Restaurant. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Restaurant. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

06.25

Icip-Icip Soba Sehat di Koiki Japanese Restaurant

Soba (Foto: find.myrecipes)
GAYA hidup kaum urban yang penuh dengan aroma instan kerap melahirkan berbagai penyakit. Maklumlah belitan rutinitas yang menghadang setiap waktu tak memungkinkan para kosmopolit mengkonsumsi asupan bergizi dan kaya serat sehingga gangguan kesehatan kerap tak terhindarkan.

Menyadari hal tersebut, Koiki Japanese Restaurant yang berada di tengah ibukota menjawab kegelisahan kaum urban dalam memenuhi standar hidup sehat dengan menyajikan makanan sehat yang layak dikonsumsi sehari-hari. Di antara berbagai menu, salah satu yang menjadi andalan restaurant casual dining ini adalah mi tradisional khas Jepang yaitu soba.

"Sebagai restoran makanan Jepang, Koiki ingin lebih memperkenalkan mi khas Jepang sebagai pilihan makanan sehat warga Jakarta," ujar Deva Rachman, pemilik Koiki Japanese Restaurant saat ditemui okezone di Lower Basement Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (2/2/2011).

Meski menu andalan Koiki tersebut masuk kategori mi, Anda tak perlu khawatir dengan kandungan yang di dalamnya. Pasalnya, soba yang ditawarkan Koiki berbeda dengan soba lainnya. Bukan soal soba yang  teksturnya lebih kenyal, tapi juga alasan kesehatan. Koiki Japanese Restaurant mengganti rasa gurih dengan penggunaan katsuobushi (serpihan ikan cakalang yang dikeringkan) sebagai pengganti MSG.

“Kami memang meramu dan meracik sendiri soba yang digunakan. Jadi, dijamin aman dan bebas dari pengawet. Mungkin ini satu-satunya restoran Jepang yang pertama kali memproduksi soba sendiri,” kata Deva berpromosi.

Selain aman dari pengawet, lebih lanjut Deva menerangkan kalau soba yang  digunakan Koiki terbuat dari buckwheat atau sejenis gandum yang hanya tumbuh di empat musim. Alhasil, mi menjadi kaya serat, mengandung protein tinggi, dan kaya vitamin sehingga baik untuk pertumbuhan kulit, rambut, menjaga kadar kolesterol serta tidak menggemukkan. Tak heran kalau menu soba jadi menu andalan sekaligus menu favorit pengunjung Koiki.

Jika Anda penasaran ingin mencoba, Koiki Japanese Restaurant menyediakan beberapa varian soba yang siap menggoyang lidah. Ada tiga jenis Soba yang tersedia, di antaranya kake soba (soba yang disajikan dengan kuah panas),  zaru soba (soba yang disajikan dingin di atas bambu dan dinikmati dengan yakumi atau kecap Jepang/soyu, wasabi, rumput laut kering, serpihan katsuobushi dan irisan daun bawang, serta yaki soba (soba yang dimasak dengan cara digoreng dan disajikan dengan saus bulldog sehingga memiliki citarasa masam).

Kalau Anda bukan penyuka mi, tak perlu khawatir. Koiki Japanese Restaurant juga menyediakan berbagai menu lain yang tak kalah menggugah. Ada sushi roll, buffalo roll, crispy roll, koiki powerlunch bento, kaizer bento, serta dessert menarik seperti warm chcolate melt, banana tsutsumi age dan berbagai menu lain yang tak kalah menarik..

Untuk berbagai makanan dan minuman yang ditawarkan, harga berkisar antara Rp16.000-Rp300.000,. Tertarik? Restoran yang kental dengan nuansa alam dalam interior desainnya ini buka mulai pukul 10.00 WIB-22.00 WIB.(ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Minggu, 02 Januari 2011

02.19

Terhipnotis Menu Lezat Padi Restaurant & Cafe

Nasi Campur Denpasar (Foto: Sri Noviarni/Sindo)
BERTANDANG ke Padi Restaurant & Cafe bak berada di tengah Kota Denpasar. Maklum, restoran yang terletak di Jalan Denpasar Selatan No. 1 Kuningan, Jakarta Selatan ini memang kental dengan sentuhan Bali.

Restoran bergaya modern-minimalis ini telah beroperasi sekira dua tahun belakangan. Letaknya yang di dalam Puri Denpasar Hotel, menyebabkan interior restoran sejalan dengan konsep boutique hotel bintang empat tersebut.

Owner kami memang menyukai apapun yang bernuansa Bali. Kebetulan, hotel yang didirikan terletak di Jalan Denpasar. Jadi, untuk keseluruhan konsep, istilahnya klop,” ujar Eka Kartika, Banquet Operation Manager yang ditemui okezone, belum lama ini.

Begitu masuk, nuansa nyaman dengan dominasi warna putih seakan menyambut pengunjung untuk menikmati pengalaman makan tak terlupakan. Pada area tengah, terdapat dua pohon plastik yang menyejukkan mata. Sementara, pada area kanan terdapat area non-smoking juga satu meja kayu Bali yang cukup panjang.

Padi Restaurant & Cafe cocok bagi Anda yang berencana menggelar acara, seperti arisan, temu keluarga, dan sebagainya. Restoran berkapasitas 110 orang ini menggunakan pernak-pernik Pulau Dewata yang terbilang effortless tapi mampu menyuguhkan atmosfer homey untuk Anda dan segenap keluarga.

Kalau Anda kira menu yang ditawarkan hanya sebatas sajian khas Bali, Anda keliru. Restoran menawarkan beragam menu, mulai dari menu nusantara, Asian, Western, European, hingga Fusion. Menarik bukan?

“Untuk rasa, kami menjamin kelezatannya. Chef Juhro sebagai Executive Chef telah begitu berpengalaman mengolah menu hingga cocok dengan lidah siapa saja, termasuk para tamu mancanegara kami. Bahkan, belum lama ini kami telah menerima penghargaan Juara 1 dan 2 untuk kontes memasak ‘Luvinary Contest’, berkompetisi dengan 22 chef hebat dengan restoran maupun hotel lain,” sahut Eka.

Beberapa menu favorit, di antaranya Nasi Campur Denpasar, Chicken Salad Wantilan Karang Asem, Ayam Kung Pao, dan Es Campur. Nasi Campur Denpasar adalah tumpeng mini nasi putih dan kuning dengan lauk lengkap, mulai ayam goreng, tempe goreng, empal, terong balado, sayur lodeh, ayam suwir, sambal terasi, dan sambal matah. Sementara Chicken Salad Wantilan Karang Asem terasa menyegarkan karena terdapat potongan buah mangga selain potongan ayam, tauge, wortel, selada air, kacang, dan bawang merah yang dilumuri saus ikan. Untuk Ayam Kung Pao, kelezatannya telah disuguhkan secara unik oleh Padi dengan mangkuk khusus yang terbuat dari tepung beras yang digoreng.

“Beberapa menu kami memang sengaja disuguhkan dengan mangkuk khusus yang kami sebut crispy, terbuat dari tepung beras yang dicetak dan digoreng satu per satu dengan minyak yang sangat panas. Hal ini juga memungkinkan tamu menikmati crispy sambil ngobrol sesudah menghabiskan pesanannya,” singgung Eka.

Sedangkan menu Es Campur sebagai penutup, merupakan perpaduan sempurna rasa manis dari sirup vanila dan susu dengan kenikmatan kolang-kaling home made Padi, nata de coco, cincau hitam, kelapa muda, nangka, tape, singkong, tape ketan, dan es serut yang membuatnya terasa sempurna.

Diakuinya, tamu asing yang berasal dari kantor embassy di sekitar Jalan Kuningan dan juga tamu hotel, merupakan kekuatan Padi. Mereka sudah bosan makan di hotel bernuansa mewah, karenanya mencari suasana lain dan memesan menu khas Nusantara yang justru lebih menarik.

"Para tamu hotel biasanya cukup ramai pada jam makan siang dan makan malam. Uniknya, para tamu mancanegara justru lebih menyukai menu khas nusantara, seperti Tumis Pare atau Terong Balado yang kami sajikan bergantian pada buffet. Bahkan, beberapa di antaranya bersikeras menanyakan resep,” tutur Eka.

Padi Restaurant & Cafe menyediakan fasilitas Free Wi-Fi untuk Anda yang bermobilitas tinggi. Tunggu apa lagi? Kunjungi Padi Restaurant and Cafe sekarang dan nikmati pengalaman makan yang menakjubkan!(ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil