Topping
17.14
Tampilkan postingan dengan label Lezat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lezat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 Februari 2011
Minggu, 02 Januari 2011
Resep
05.55
Resep Praktis nan Lezat
Ginger puding caramel (Foto: Classic Dessert)
PROGRAM favorit Anda, Urban Food, kembali menghadirkan resep-resep makanan yang praktis, murah, cepat, dan lezat untuk dinikmati bersama keluarga. Menu yang ditampilkan cukup lengkap mulai main course, dessert, hingga minuman segar.
Memasak merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Apalagi jika didukung dengan resep-resep yang mudah dan sederhana, namun menghasilkan sebuah hidangan yang lezat.
Urban Food, acara demo masak yang tayang setiap Sabtu pukul 08.00 WIB di Sun TV, kembali menghadirkan sejumlah resep praktis, murah, cepat, dan lezat yang bisa dipraktikkan di rumah.
Kali ini ”bintang dapurnya” adalah Chef Hendro Soejadi yang menghadirkan menu satu paket lengkap dari makanan utama, hidangan penutup, sampai minuman segar. Resep pertama yaitu hot pudding ginger caramel. Menu dessert nikmat ini relatif mudah dikerjakan, namun dijamin menjadi favorit semua anggota keluarga.
Bahanbahannya pun tergolong tidak ribet. Yang harus disiapkan di antaranya mentega, telur ayam, susu kental manis, agar-agar bubuk putih, susu cair, dan biskuit Marie. Caranya, terlebih dahulu kita buat adonan puding. Kocok mentega hingga putih dan masukkan telur satu per satu, lalu aduk hingga rata.
Setelah itu, masukkan susu kental manis. Panaskan di tempat terpisah satu bungkus agar-agar dengan susu, kemudian masukkan adonan puding ke dalam agar-agar dan aduk hingga tercampur rata (atau hingga mentega larut).
Untuk membuat karamelnya, panaskan gula hingga larut dan berwarna kecokelatan, lalu tambahkan air, mentega, serta jahe parut. Masak sampai gula benar-benar larut.
Siapkan cetakan dan lapiskan dengan mentega. Susun biskuit Marie sebagai dasar. Tambahkan karamel di atas biskuit dan ratakan, begitu juga dengan adonan puding. Biarkan hingga mengeras dan puding siap disajikan dengan siraman whipping cream.
Resep kedua adalah tropical yoghurt delight atau bisa disebut juga es cocktail campur yoghurt. Cara membuatnya, racik simple syrup dengan mencampurkan air, gula, dan kayu manis. Lalu masak sampai mendidih atau butiran gulanya hancur.
Lalu tambahkan jus jeruk dan kulit jeruk nipis, aduk hingga rata.Simpan di dalam pendingin. Setelah dingin, masukkan buah-buahan yaitu jambu,nanas,dan rambutan yang sudah dipotong-potong, lalu aduk sebentar.
Untuk penyajiannya,Anda bisa tempatkan yoghurt rasa buah sebagai underliner atau dasar di dalam gelas. Kemudian buahnya dan ulang sekali lagi. Setelah itu baru siramkan sirupnya dan hias dengan stroberi serta daun mint. Untuk resep ketiga, disajikan lamb kebab.
Ini adalah kebab daging kambing yang dicincang.Cara membuatnya cukup mudah. Campurkan daging kambing, roti tawar, bumbu, dan telur. Lalu aduk hingga rata dan tercampur. Setelah itu, bentuk adonan menjadi bulatan sedang. Kemudian tusuk menjadi sate.
Panaskan mentega atau minyak samin di dalam pan.Kemudian yang terakhir, panggang kebab di dalamnya selama lima menit sambil dimatangkan kedua sisinya. Untuk penyajiannya, kebab matang dihidangkan dengan salad agra dan yoghurt dressing.
Salad agra berisi daun selada, bawang bombai, tomat, red cabbage, zucchini, dan lemon. Sementara itu, yoghurt dressing terdiri atas yoghurt tawar, mentimun hijau yang dibuang biji dan dipotong kotak-kotak, susu segar, bawang putih yang dirajang halus, air jeruk lemon, dan gula pasir.
Cara membuat roti untuk kebabnya, Anda bisa mencampurkan bahan-bahan seperti tepung terigu, garam, yeast, air es, dan minyak zaitun selama 2 menit. Jangan lupa, aduk semua bahan agar tercampur. Setelah itu aduk lebih lama sampai kalis.
Diamkan adonan (yang menjadi fermentasi) selama 5 menit. Potong menjadi beberapa bagian, lalu diamkan kembali selama 10 menit. Gulung adonan dengan ketebalan 5 mm berbentuk bundar.
Setelah itu, panggang di atas loyang dengan suhu 220 derajat Celsius selama kurang lebih 2 menit. Sinta, 55, salah seorang penonton Urban Food mengaku senang usai menyaksikan acara ini. Dirinya merasa terinspirasi dan termotivasi untuk membuat menu masakan yang mudah, murah, serta cepat, terutama hidangan praktis yang dipraktikkan sang chef.
”Bahan-bahan masakannya gampang didapatkan di mana-mana. Jadi, saya bisa buat sendiri di rumah,” ujarnya.
Wanita asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu datang bersama enam rekannya yang tergabung dalam Rudy Choirudin Fans Club, yang dahulu terkenal sebagai pembawa acara masak-memasak di RCTI.
”Kami memang senang masak dan ngefans dengan Mas Rudy. Pas tahu ada acara ini, kami janjian untuk datang,” cerita Sinta.
Urban Food adalah acara demo masak kerja sama antara tabloid Genie dan harian Seputar Indonesiayang menghadirkan tidak saja menu spesial, tetapi juga mengajarkan kepada para penonton ataupun pembaca bagaimana membuat masakan menggunakan bahan yang sederhana dan murah, namun dengan hasil yang istimewa.
Acara ini disiarkan setiap Sabtu pukul 08.00 WIB di Sun TV. Di tiap episode, acara masak dipandu seorang chef dan pembawa acara. Sekitar 25 penonton juga dihadirkan di studio untuk memeriahkan acara sekaligus berinteraksi dengan sang koki.
Marketing Communication Tabloid Genie Nedya Natasha mengatakan, acara ini bertujuan memberi referensi resep praktis kepada kaum urban atau warga kota besar dengan segala kesibukannya. Jadi, dengan menonton acara ini, lanjut dia, kualitas makanan yang disantap tetap terjaga karena tidak selalu harus mengonsumsi makanan jenis junk food.
”Dalam acara ini kami berusaha menampilkan aneka hidangan dengan bahan sederhana dan mudah dimasak yang ditujukan khususnya bagi kaum urban,” ujar Nedya.(SINDO//nsa
Terhipnotis
02.19
Terhipnotis Menu Lezat Padi Restaurant & Cafe
Nasi Campur Denpasar (Foto: Sri Noviarni/Sindo)
BERTANDANG ke Padi Restaurant & Cafe bak berada di tengah Kota Denpasar. Maklum, restoran yang terletak di Jalan Denpasar Selatan No. 1 Kuningan, Jakarta Selatan ini memang kental dengan sentuhan Bali.
Restoran bergaya modern-minimalis ini telah beroperasi sekira dua tahun belakangan. Letaknya yang di dalam Puri Denpasar Hotel, menyebabkan interior restoran sejalan dengan konsep boutique hotel bintang empat tersebut.
“Owner kami memang menyukai apapun yang bernuansa Bali. Kebetulan, hotel yang didirikan terletak di Jalan Denpasar. Jadi, untuk keseluruhan konsep, istilahnya klop,” ujar Eka Kartika, Banquet Operation Manager yang ditemui okezone, belum lama ini.
Begitu masuk, nuansa nyaman dengan dominasi warna putih seakan menyambut pengunjung untuk menikmati pengalaman makan tak terlupakan. Pada area tengah, terdapat dua pohon plastik yang menyejukkan mata. Sementara, pada area kanan terdapat area non-smoking juga satu meja kayu Bali yang cukup panjang.
Padi Restaurant & Cafe cocok bagi Anda yang berencana menggelar acara, seperti arisan, temu keluarga, dan sebagainya. Restoran berkapasitas 110 orang ini menggunakan pernak-pernik Pulau Dewata yang terbilang effortless tapi mampu menyuguhkan atmosfer homey untuk Anda dan segenap keluarga.
Kalau Anda kira menu yang ditawarkan hanya sebatas sajian khas Bali, Anda keliru. Restoran menawarkan beragam menu, mulai dari menu nusantara, Asian, Western, European, hingga Fusion. Menarik bukan?
“Untuk rasa, kami menjamin kelezatannya. Chef Juhro sebagai Executive Chef telah begitu berpengalaman mengolah menu hingga cocok dengan lidah siapa saja, termasuk para tamu mancanegara kami. Bahkan, belum lama ini kami telah menerima penghargaan Juara 1 dan 2 untuk kontes memasak ‘Luvinary Contest’, berkompetisi dengan 22 chef hebat dengan restoran maupun hotel lain,” sahut Eka.
Beberapa menu favorit, di antaranya Nasi Campur Denpasar, Chicken Salad Wantilan Karang Asem, Ayam Kung Pao, dan Es Campur. Nasi Campur Denpasar adalah tumpeng mini nasi putih dan kuning dengan lauk lengkap, mulai ayam goreng, tempe goreng, empal, terong balado, sayur lodeh, ayam suwir, sambal terasi, dan sambal matah. Sementara Chicken Salad Wantilan Karang Asem terasa menyegarkan karena terdapat potongan buah mangga selain potongan ayam, tauge, wortel, selada air, kacang, dan bawang merah yang dilumuri saus ikan. Untuk Ayam Kung Pao, kelezatannya telah disuguhkan secara unik oleh Padi dengan mangkuk khusus yang terbuat dari tepung beras yang digoreng.
“Beberapa menu kami memang sengaja disuguhkan dengan mangkuk khusus yang kami sebut crispy, terbuat dari tepung beras yang dicetak dan digoreng satu per satu dengan minyak yang sangat panas. Hal ini juga memungkinkan tamu menikmati crispy sambil ngobrol sesudah menghabiskan pesanannya,” singgung Eka.
Sedangkan menu Es Campur sebagai penutup, merupakan perpaduan sempurna rasa manis dari sirup vanila dan susu dengan kenikmatan kolang-kaling home made Padi, nata de coco, cincau hitam, kelapa muda, nangka, tape, singkong, tape ketan, dan es serut yang membuatnya terasa sempurna.
Diakuinya, tamu asing yang berasal dari kantor embassy di sekitar Jalan Kuningan dan juga tamu hotel, merupakan kekuatan Padi. Mereka sudah bosan makan di hotel bernuansa mewah, karenanya mencari suasana lain dan memesan menu khas Nusantara yang justru lebih menarik.
"Para tamu hotel biasanya cukup ramai pada jam makan siang dan makan malam. Uniknya, para tamu mancanegara justru lebih menyukai menu khas nusantara, seperti Tumis Pare atau Terong Balado yang kami sajikan bergantian pada buffet. Bahkan, beberapa di antaranya bersikeras menanyakan resep,” tutur Eka.
Padi Restaurant & Cafe menyediakan fasilitas Free Wi-Fi untuk Anda yang bermobilitas tinggi. Tunggu apa lagi? Kunjungi Padi Restaurant and Cafe sekarang dan nikmati pengalaman makan yang menakjubkan!(ftr
Sabtu, 18 Desember 2010
Malaysia
13.22
Yuk, Berburu Kuliner Lezat di Malaysia!
Nasi lemak (Foto: Google)
MALAYSIA bisa menjadi salah satu opsi lokasi wisata untuk Anda menghabiskan malam pergantian tahun bersama keluarga. Salah satu daya tarik Malaysia adalah mempunyai aneka kuliner yang menggigit lidah.
Selama di Malaysia, Anda pun akan menemukan banyak kuliner yang lezat. Di mana jenis makanannya banyak dipengaruhi tradisi Malaysia, China, dan India.
Nah, referensi kuliner berikut (Malaka, Penang, dan Ipoh Perak) bisa membantu Anda selama berlibur di Malaysia.
Ayam Buah Keluak
Masakan Nonya adalah sesuatu yang harus dicoba di Malaka. Di sinilah Anda bisa menemukan masakan menggiurkan kombinasi masakan China dengan bumbu dan rempah-rempah Malaysia. Hidangan Nonya versi Malaka menggunakan santan dalam pembuatannya, yang kemudian memperkaya rasa. Ayam Buah Keluak adalah hidangan Nonya populer, yaitu ayam direbus dan dicampur tauco. Jangan hilang selera karena saus, yang terlihat keruh seperti tinta. Rasanya gurih dan lembut, cocok dicampur dengan kacang kepayang dan daging ayam.
Ikan Bakar
Ikan bakar adalah hidangan lain yang harus dicoba. Pertama-tama, ikan direndam dalam bumbu campuran berbagai rempah-rempah, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar di atas bara api. Jika Anda di Malaka, berkunjunglah ke Perkampungan Ikan Bakar Terapung, yang berjarak 11 km dari Kota Malaka. Di sana Anda bisa mendapatkan ikan bakar segar dan berbagai pilihan makanan laut seperti kerang, cumi-cumi, dan tiram yang langsung dapat dibakar di tempat.
Nasi Kandar
Nasi Kandar adalah makanan populer Malaysia utara, berasal dari negara bagian Penang. Jadi, jangan heran bila Anda menemukan banyak warung kecil yang menawarkan jenis makanan ini. Makanan Malaysia ini berbahan pokok dari nasi biasa atau nasi yang diberi rasa dengan lauk pauk ayam goreng, limpa kari, daging sapi yang dipotong dadu, telur ikan, udang goreng atau cumi goreng. Campuran saus kari kemudian dituangkan di atas hidangan, memberikan rasa yang berbeda-beda pada nasi. Selain di Penang, Nasi Kandar juga merupakan hidangan populer di Ipoh, Malaka, dan banyak lagi.
Penang Char Kway Teow
Hidangan populer lain adalah char kway teow, mie gepeng dari beras yang digoreng dengan tauge, udang, kerang, daun bawang, dan telur dalam saus gurih berwarna gelap. Versi Penang dari hidangan populer Asia Tenggara ini (varian lokal masakan ini bisa Anda temui di Indonesia dan Singapura) ini terasa lembut tapi kaya rasa, dengan tambahan kecap manis dan asin, bumbu-bumbu tambahan, dan varian kwetiau yang lebih lebar.
Laksa Penang
Berkunjung ke Penang tidak lengkap tanpa semangkuk laksa. Laksa Penang adalah mie beras yang disajikan dalam kaldu kental yang pedas dan gurih, dihiasi dengan cincangan daging mackerel dan sayuran dalam porsi banyak. Di Penang, arahkan kunjungan Anda ke Lorong Selamat, setelah Jalan Macalister, untuk mencicipi hidangan terkenal ini - ada dua versi, jenis asam, dan jenis lemak (dengan tambahan santan).
Nasi Ayam
Salah satu hidangan paling populer lain dari wilayah Ipoh adalah nasi ayam yang sederhana. Di Ipoh, ayam direbus gaya Hainan, disajikan dengan tauge dan sup bakso babi. Lou Wong adalah restoran yang mengkhususkan diri menyajikan menu ini. Ayamnya diolah sampai kematangan sempurna, digoreng secukupnya sehingga kelembutannya tetap terjaga. Biasanya kelembutan itu sering hilang karena ayam terlalu lama digoreng. Makanan ini disajikan dengan tauge dan disiram minyak wijen dicampur kecap gurih.
Ipoh Hor Fun
Ketika berkunjung ke Ipoh, pastikan untuk mencoba hidangan terkenal Ipoh Hor Fun. Hidangan ini memiliki dua variasi. Versi sup disajikan dengan kaldu ayam dan udang, di atasnya diberi daging ayam iris dan daun bawang. Versi lain adalah digoreng dengan diberi bumbu yang berani dan diperciki saus gelap.
Nasi Lemak
Mungkin yang paling populer dan paling mudah ditemukan adalah nasi lemak Malaysia. Hidangan sederhana ini terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, ikan bilis (teri goreng), kacang goreng, sayuran, dan satu porsi sambal lezat. Ini adalah hidangan populer yang dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara, masing-masing dengan pengaruh lokal mereka sendiri. (berbagai sumber)
(tty
Kamis, 25 November 2010
Teriyaki
08.44