Breaking

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Februari 2011

08.29

Berpetualang Kuliner Khas Pulau Dewata

Ayam betutu (Foto: Google)
BALI bukan hanya menarik dari sisi budaya, juga hidangan tradisionalnya yang mempunyai keunikan tersendiri, baik makanan utama maupun kudapan. Apa saja yang spesial dari Bali?
 
Jangan menyebut diri pencinta Bali jika tidak familier dengan masakannya. Ya, Bali memang surga bagi para pelancong. Namun, baru sebagian kecil orang yang mengetahui bahwa provinsi yang dijuluki Pulau Seribu Pura ini juga kaya khazanah kulinernya yang tidak kalah menarik dengan daerah lain.
 
Ada beragam makanan tradisional di pulau dewata ini. Satu yang membedakannya dengan masakan khas daerah lain adalah penggunaan kencur di hampir setiap masakan yang membuat masakan Bali “berani bumbu”. “Masakan Bali kerap menggunakan kencur yang banyak. Misalnya ayam atau bebek betutu dan lawar,” kata Ghozali, Executive Chef Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta.
 
Penggunaan kencur, Ghozali menyebutkan, berkhasiat menghilangkan bau amis daging, di samping sebagai penambah rasa masakan. “Masakan Bali memang menggunakan sereh, jahe, dan bawang. Itu kan bumbu yang sudah biasa, sedangkan kencur adalah bumbu dapur yang tidak biasa. Paling hanya dipakai untuk membuat karedok misalnya,” ujar Ghozali.
 
Ghozali menuturkan, betutu adalah salah satu masakan Bali yang terkenal. Lauk ini terbuat dari daging ayam atau bebek utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Desa Melinggih adalah satu dari sekian banyak produsen betutu di kabupaten Gianyar.
 
Betutu sering digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat, serta sebagai hidangan yang dijual. Saking terkenal kelezatan panganan ini, bukan hanya masyarakat Bali yang menjadi penikmatnya, wisatawan lokal dan mancanegara kerap memesan betutu.

“Untuk membuat bebek betutu, pengolahannya cukup lama, yakni bisa mencapai 6-7 jam,” imbuh Ghozali.
 
Ada pula lawar klungah yakni makanan yang terbuat dari campuran daging klungah atau batok kelapa muda dengan bumbu pelengkap Bali. Lawar klungah ini biasanya dihidangkan sebagai laukpauk teman makan nasi.
 
Batok klungah direbus selama beberapa menit, kemudian didinginkan. Klungah yang telah dingin diiris memanjang dan diperas, sementara airnya dibuang. Klungah lalu ditambah dengan bumbu pelengkap dan diaduk merata. Setelah rata, bagian atasnya ditaburi bawang goreng dan lawar klungah pun siap dihidangkan.
 
Bali juga memiliki hidangan nasi tersendiri yang dinamakan nasi campur bali. Satu set nasi campur bali terdiri atas kacang panjang mekalas, telur bumbu bali, ayam pelalah, udang kelapa, sate lilit ayam, tum ayam, kerupuk kampung, saur kacang, sambal tomat, dan sambal matah.
 
“Ayam pelalah adalah suwiran daging ayam yang dimasak dengan bumbu dicampur sambal tomat sehingga rasanya pedas. Tum ayam adalah pepes ayam. Daging ayam sebelumnya dibungkus daun pisang, kemudian dikukus. Adapun udang kelapa adalah udang pancet yang dibalur dengan kelapa parut dan digoreng gurih dengan kelapa,” kata Manajer Operasional Restoran Marengo Sally Marlina.
 
Menurut Sally, sate lilit juga menjadi andalan masakan Bali. Untuk pembuatannya, digunakan daging ayam giling. Kemudian bahan-bahannya yakni kelapa parut,lada hitam, gula merah, daun jeruk, dan bumbu dasar ayam. Semua bahan dicampur dan dililitkan pada tusuk sate atau batang sereh, kemudian dipanggang di atas api.
 
“Untuk melilit adonan ini tidak semudah yang dibayangkan, butuh perhatian ekstra,” kata Sally.
 
Selain dijadikan betutu, olahan bebek juga enak dijadikan bebek goreng khas Bali.
Anda perlu mencobanya dulu sebelum membandingkannya dengan bebek goreng dari daerah lain. Bebek goreng bali gurih dan empuk. Enaknya disantap selagi hangat dengan nasi dan sambal matah, serta urap sayuran yang pedas.
 
“Bebek goreng bali menggunakan bumbu khas Bali yang kuat sehingga rasanya keluar. Bumbunya bervariasi dan proses memasaknya pun terbilang lama,” kata Sally.
 
Untuk menikmati masakan Bali, ada beberapa sambal yang pas sebagai pelengkap. Sambal pelecing, misalnya, menggunakan cabai merah besar dengan terasi, cabai rawit, minyak kelapa, bawang putih, tomat, dan perasan jeruk limau sehingga terasa segar.
 
Adapun yang tak kalah terkenal adalah sambal matah. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sambal ini tidak diulek, melainkan hanya diiris. Begitu pun dengan terasinya. Terasi digoreng, setelah matang tinggal dicampur dengan bahan lain dan diberi perasan limau.
 
Sebagai kudapan, Bali mempunyai bubuh injin, yakni panganan beras ketan hitam dan putih yang menggunakan daun pandan sebagai pengharum masakan, juga gula merah cair dan santan. Ketan dimasak di atas api sedang selama 40 menit, kemudian ditambah gula merah cair dan dibiarkan terus sampai beras ketan matang. Santan dihidangkan di atasnya.
 
“Sebagai variasi, bisa juga ditambahkan es krim vanila sebagai pengganti santan,” ucap Sally.
(SINDO//tty

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Sabtu, 18 Desember 2010

13.22

Yuk, Berburu Kuliner Lezat di Malaysia!

Nasi lemak (Foto: Google)
MALAYSIA bisa menjadi salah satu opsi lokasi wisata untuk Anda menghabiskan malam pergantian tahun bersama keluarga. Salah satu daya tarik Malaysia adalah mempunyai aneka kuliner yang menggigit lidah.
 
Selama di Malaysia, Anda pun akan menemukan banyak kuliner yang lezat. Di mana jenis makanannya banyak dipengaruhi tradisi Malaysia, China, dan India.
 
Nah, referensi kuliner berikut (Malaka, Penang, dan Ipoh Perak) bisa membantu Anda selama berlibur di Malaysia.
 
Ayam Buah Keluak


Masakan Nonya adalah sesuatu yang harus dicoba di Malaka. Di sinilah Anda bisa menemukan masakan menggiurkan kombinasi masakan China dengan bumbu dan rempah-rempah Malaysia. Hidangan Nonya versi Malaka menggunakan santan dalam pembuatannya, yang kemudian memperkaya rasa. Ayam Buah Keluak adalah hidangan Nonya populer, yaitu ayam direbus dan dicampur tauco. Jangan hilang selera karena saus, yang terlihat keruh seperti tinta. Rasanya gurih dan lembut, cocok dicampur dengan kacang kepayang dan daging ayam.
 
Ikan Bakar
 
Ikan bakar adalah hidangan lain yang harus dicoba. Pertama-tama, ikan direndam dalam bumbu campuran berbagai rempah-rempah, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar di atas bara api. Jika Anda di Malaka, berkunjunglah ke Perkampungan Ikan Bakar Terapung, yang berjarak 11 km dari Kota Malaka. Di sana Anda bisa mendapatkan ikan bakar segar dan berbagai pilihan makanan laut seperti kerang, cumi-cumi, dan tiram yang langsung dapat dibakar di tempat.
 
Nasi Kandar
 
Nasi Kandar adalah makanan populer Malaysia utara, berasal dari negara bagian Penang. Jadi, jangan heran bila Anda menemukan banyak warung kecil yang menawarkan jenis makanan ini. Makanan Malaysia ini berbahan pokok dari nasi biasa atau nasi yang diberi rasa dengan lauk pauk ayam goreng, limpa kari, daging sapi yang dipotong dadu, telur ikan, udang goreng atau cumi goreng. Campuran saus kari kemudian dituangkan di atas hidangan, memberikan rasa yang berbeda-beda pada nasi. Selain di Penang, Nasi Kandar juga merupakan hidangan populer di Ipoh, Malaka, dan banyak lagi.
 
Penang Char Kway Teow
 
Hidangan populer lain adalah char kway teow, mie gepeng dari beras yang digoreng dengan tauge, udang, kerang, daun bawang, dan telur dalam saus gurih berwarna gelap. Versi Penang dari hidangan populer Asia Tenggara ini (varian lokal masakan ini bisa Anda temui di Indonesia dan Singapura) ini terasa lembut tapi kaya rasa, dengan tambahan kecap manis dan asin, bumbu-bumbu tambahan, dan varian kwetiau yang lebih lebar.
 
Laksa Penang
 
Berkunjung ke Penang tidak lengkap tanpa semangkuk laksa. Laksa Penang adalah mie beras yang disajikan dalam kaldu kental yang pedas dan gurih, dihiasi dengan cincangan daging mackerel dan sayuran dalam porsi banyak. Di Penang, arahkan kunjungan Anda ke Lorong Selamat, setelah Jalan Macalister, untuk mencicipi hidangan terkenal ini - ada dua versi, jenis asam, dan jenis lemak (dengan tambahan santan).
 
Nasi Ayam
 
Salah satu hidangan paling populer lain dari wilayah Ipoh adalah nasi ayam yang sederhana. Di Ipoh, ayam direbus gaya Hainan, disajikan dengan tauge dan sup bakso babi. Lou Wong adalah restoran yang mengkhususkan diri menyajikan menu ini. Ayamnya diolah sampai kematangan sempurna, digoreng secukupnya sehingga kelembutannya tetap terjaga. Biasanya kelembutan itu sering hilang karena ayam terlalu lama digoreng. Makanan ini disajikan dengan tauge dan disiram minyak wijen dicampur kecap gurih.
 
Ipoh Hor Fun
 
Ketika berkunjung ke Ipoh, pastikan untuk mencoba hidangan terkenal Ipoh Hor Fun. Hidangan ini memiliki dua variasi. Versi sup disajikan dengan kaldu ayam dan udang, di atasnya diberi daging ayam iris dan daun bawang. Versi lain adalah digoreng dengan diberi bumbu yang berani dan diperciki saus gelap.
 
Nasi Lemak
 
Mungkin yang paling populer dan paling mudah ditemukan adalah nasi lemak Malaysia. Hidangan sederhana ini terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, ikan bilis (teri goreng), kacang goreng, sayuran, dan satu porsi sambal lezat. Ini adalah hidangan populer yang dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara, masing-masing dengan pengaruh lokal mereka sendiri. (berbagai sumber)
(tty

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil
05.15

Warna-warni Kuliner Jakarta

Cafe Batavia di Jalan Fatahillah (Foto: andreastjong.wordpress)
JAKARTA menawarkan ribuan restoran yang letaknya tersebar di berbagai wilayah. Di kota metropolitan nan luas ini, restoran internasional dan tradisional terbaik Indonesia dapat ditemui.

Nilai plus restoran tak hanya terletak pada sajian lezat, tapi juga bangunan unik peninggalan masa kolonial yang elegan dan menambah suasana nostalgia saat bersantap. Beberapa di antaranya Restoran Oasis di Jalan Raden Saleh, Bunga Rampai di Jalan Tjik Ditiro, Jittlada Thai di Jalan Sultan Agung, dan Cafe Batavia di Jalan Fatahillah.

Selain itu, hotel-hotel berbintang Jakarta juga memiliki restoran dengan sajian beragam, mulai dari makanan Jepang sampai Western food, sebut saja steak, roast beef, salad, chocolate cake, kopi beraroma, dan sebagainya.

Ada juga mal yang dapat memanjakan para penikmat kuliner lewat food court-nya, atau bistro, kafe, dan restoran fast food. Semaunya siap memenuhi selera ribuan pegawai yang kantornya dekat dengan mal, orang yang belanja, ataupun mereka yang menonton film yang memenuhi Cineplex mal.

Kawasan surga makanan lainnnya adalah Kemang di Jakarta Selatan. Kemang bagaikan sebuah dunia kecil tersendiri di mana terdapat restoran internasional dan restoran berkelas lain yang menyajikan makanan Italia, India, China, Indonesia, atau Belanda. Dan, jangan khawatir jika budget Anda terbatas, karena di sekitar kawasan ini, Anda dapat menemukan restoran sederhana dan warung makanan.(ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Sabtu, 04 Desember 2010

19.34

Cita Rasa Autentik Kuliner Italia

tagliata di manzo (Foto: gourmetpedia)
TAK hanya menyajikan beragam hidangan autentik Italia, A Tavola Italian Gourmet & Resto juga menjual bahan makanan asli sana. Tidak berlebihan jika tempat makan ini menyandang predikat sebagai satu-satunya under one roof Italian restaurant di Jakarta.

A Tavola Italian Gourmet & Resto yang berlokasi di Jalan Kemang Selatan Raya No 125, Jakarta, berdiri sejak April 2005. Meski berusia lebih dari lima tahun, restoran ini masih menjadi favorit pengunjung, terutama pencinta masakan Italia.

Nama A Tavola diambil dari bahasa Italia yang berarti sebuah meja. Atau bisa juga diterjemahkan secara lebih spesifik sebagai segala sesuatu yang dihidangkan di atas meja. Dengan pemilihan nama ini, bisa dibilang pihak restoran ingin menonjolkan dan memperkenalkan kebudayaan Italia, khususnya dalam hal kuliner kepada khalayak umum.

Diketahui, penduduk Italia menganut prinsip slow food philosophy soal makanan. Artinya, filosofi untuk menikmati makanan secara perlahan-lahan. Karena itu, kafe ataupun restoran di sana cenderung berukuran mungil. Maksudnya, agar setiap pengunjung bisa akrab satu sama lain dan nyaman untuk berlama-lama ada di tempat tersebut.

Menikmati makanan sambil bercengkerama dengan sahabat seraya ditemani iringan lagu Italia nan lembut dan romantis adalah ritual yang tidak bisa dilepaskan dari warga negara dengan ikon menara miring Pisa itu. Seperti juga A Tavola yang hanya berkapasitas tidak lebih dari 30 orang. Walaupun tergolong kecil, tempatnya tidak berasa sumpek, malah terkesan hangat. Sebuah kehangatan yang dipancarkan secara khas oleh orang-orang Italia.

“Meski kecil, tempat kami nyaman dengan pelayanan lebih kekeluargaan,” kata pengelola A Tavola Italian Gourmet & Resto, Donny Dewanto.

Pengenalan budaya Italia juga terlihat dari desain ruangan restoran ini. Di dindingnya terpampang aneka lukisan art work yang menggambarkan ciri khas kota-kota di sana. Untuk tempat duduknya, A Tavola menggunakan bangku berbahan dasar rotan yang memberikan kesan santai dan teduh. Meski cita rasanya orisinal, menu di A Tavola ternyata cocok bagi lidah orang Asia. Karena itu, tidak heran jika restoran ini tak hanya dikunjungi ekspatriat warga Italia, tetapi juga turis mancanegara lain, termasuk orang Indonesia.

“Saat pertama kali dibuka, tamu yang datang memang banyak dari kalangan ekspatriat. Tapi, makin ke sini banyak juga warga negara lain dan orang Indonesia. Bisa dikatakan seimbang,” ujar Donny.

Berbicara soal menu, Donny menjelaskan, ATavola menyajikan ragam hidangan autentik khas Italia, mulai makanan pembuka hingga penutup. Makanan yang sudah populer seperti pasta dan piza tersaji istimewa di sini. Salah satu unggulannya adalah tagliata di manzo. Ini adalah daging sirloin empuk yang dipotong tipis dan diberi bumbu Italian herbs, lalu dipanggang. Setelah setengah matang, kemudian daging dikeluarkan. Setelah itu dilumuri keju mozzarella dan jamur, dan dipanggang kembali.

“Kami menggunakan daging impor dengan kualitas terbaik. Satu lagi, dagingnya mengalami dua kali pemanggangan,” imbuh Donny.

Bisa ditebak hasil akhirnya, daging berasa lembut dan lumer di mulut. Keju yang meleleh dan tambahan jamur di atasnya membuat masakan ini begitu spesial. Wajib dicoba.

“Di sini terdapat ravioli isi jamur, bayam, daging sapi, dan tuna,” sebut Donny.

Yang paling digemari adalah ravioli con burro e salvia yaitu pasta ravioli berisi bayam dan ricotta cheese. Lalu disajikan dengan butter, grana padano cheese, juga sage, semacam bumbu khas Italia. Rasanya sungguh nikmat! Ada lagi spaghetti alla putanesca yang menggunakan campuran tomato sauce, buah capers, dan black olive.

Untuk piza, A Tavola menyediakan rasa pizza al pesto yang berisi daging ayam, tomat, paprika, daun basil, dan grana padano cheese. Untuk hidangan pembuka, Anda bisa memilih aneka jenis antipasti seperti bruschetta, salad, atau sup. Tersedia juga aneka cheese dan salame platters dengan variasi jenis sangat beragam berasal dari seantero Italia, yang bisa dinikmati bersama wine pilihan. Sebagai pelepas dahaga, restoran ini menyajikan beragam kopi, teh, fruit juice, dan lime squash.

Semua menu tersebut ditawarkan dengan harga cukup terjangkau berkisar antara Rp17.000-Rp180.000. A Tavola Italian Gourmet & Resto tidak hanya menyajikan hidangan lezat karena juga menjual beragam bahan makanan asli Italia yang paling lengkap, seperti daging salame, keju, olive oil, saus tomat, jamur,dan wine.

Bahkan, tiap kurun waktu tertentu, tempat ini juga mengadakan kegiatan cooking class. A Tavola buka setiap hari pukul 11.00–23.00 WIB. Namun, jam operasi ini bersifat fleksibel karena disesuaikan dengan ramai-tidaknya tamu. Fasilitas lain yang tersedia di sini di antaranya free Wi-Fi, area bebas merokok, serta free delivery untuk daerah Kemang dan sekitarnya.(Koran SI/Koran SI/ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Senin, 29 November 2010

05.00

Serunya Berwisata Kuliner di Miru Set

Berwisata kuliner di Miru Set (Foto: Pasha Ernowo)
BERBURU masakan Asia di Kelapa Gading tentu tidak sulit. Pasalnya, hampir di sepanjang jalan Kelapa Gading dengan mudah ditemui restoran ataupun warung tenda dengan menu utama masakan Asia.

Namun untuk mendapatkan masakan Asia yang pas di lidah dan di kantong, tentu tidak mudah. Perlu pasang telinga lebar-lebar untuk mendapatkannya.

Berdasar referensi dari beberapa teman yang senang berwisata kuliner, maka saya tertarik untuk mencoba masakan Asia di Miru Set.

Miru Set bukan restoran yang menawarkan kemewahan tempat. Namun, lokasinya yang berada di Kelapa Gading Bulevard memberi sensasi tersendiri bagi para pengunjung, yaitu keindahan interior dengan warna oranye dan konsep restoran yang minimalis. Apalagi, restoran ini mulai buka pukul 11.00-22.00 WIB.

Lokasi Miru Set tergolong mudah untuk dijangkau, karena terletak di tepi jalan utama Kelapa Gading. Menu masakan dan kenikmatan rasa Asia di Miru Set pun tidak kalah dengan restoran-restoran mewah lainnya.

Berbagai menu pilihan seperti ayam, sapi udang, dan berbagai masakan mie lainnya benar-benar terasa menggigit di lidah.

"Setiap masakan yang disajikan adalah resep yang saya temukan saat saya tinggal di Australia," kata pemilik Miru Set, Michel saat berbincang dengan okezone.

"Kita memilih masakan Asia karena saya ketika berada di Australia selalu memasak sendiri. Selain itu, bahan-bahan untuk masakan Asia mudah didapatkan di sini dan tidak rumit cara memasaknya," sambungnya.

Tak disangka, animo masyarakat menerima Miru Set sebagai restoran berkonsep menu Asia dengan harga miring cukup besar. Sehingga, Michel optimis dapat membuka restoran sama di tempat lain.

"Kita membuka warung di sini tepatnya tahun 2010, walaupun baru. Tapi sudah banyak pengunjungnya. Jika sudah memiliki modal cukup kita akan membuka restoran ini di tempat lain," papar Michel.

Menu spesial yang ditawarkan di Miru Set adalah daging sapi. Namun, menu-menu lainnya sama banyak peminatnya. Untuk daging sapi, setidaknya Michel harus menyediakan 4 kg dalam sehari. Begitu pula dengan ayam, Michel harus menyediakan sekira 4 kg per hari. Dan, setiap hari bisa dipastikan semua bahan yang disediakan habis terjual.

Soal harga, Anda tidak perlu khawatir, karena harga masakan di Miru Set relatif lebih terjangkau dan pas di kantong. Cukup merogoh kocek Rp15 ribu-Rp25 ribu, Anda sudah bisa menikmati menu-menu Asia khas Miru Set.(Pasha Ernowo//nsa

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Minggu, 21 November 2010

08.29

Nikmati Kuliner Kaya Rempah di The Gazebo

(Foto: Pasha Ernowo)
INDONESIA memang terkenal memiliki khazanah budaya yang beragam, mulai dari rumah adat, tarian, budaya, dan tak ketinggalan, kulinernya. Untuk itu, restoran The Gazebo menyajikan semua masakan yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara.

Pemilik restoran The Gazebo, Franky Hartanto mengatakan, keyayaan rempah-rempah Indonesia menginspirasi restoran The Gazebo untuk mengusung makanan Indonesia tradisional dengan cita rasa modern.

“Menu unggulan yang sering dipesan konsumen adalah Tongseng dan Sop Iga Sapi yang pas di lidah. Untuk Sop Iga, ada dua jenis, yang bening dan rempah-rempah. Untuk yang rempah-rempah berbeda dengan sop iga di restoran lain. Aroma cengkeh dan kayu manisnya sangat terasa,” papar bapak dua anak ini.

“Tongseng sendiri ada tiga jenis. Ada Tongseng Kambing, Tongseng Sapi ,dan Tongseng Ayam. Kami menambahkan daging sapi dan ayam untuk tongseng, karena ada orang yang ingin makan tongseng, tapi enggak mau makan Tongseng Kambing,” ujarnya.

Selain Sop Iga dan Tongseng, masih banyak menu yang dimiliki The Gazebo, mulai dari Nasi Goreng, Cap Cay, Mi Goreng, Ayam Bakar, Ayam Goreng, Mie Ayam, Bubur Ayam, dan masih banyak lainnya. Untuk harga yang ditawarkan mulai dari Rp30 ribu sampai Rp8 ribu.

Sebagai pendamping makan, minuman istimewa di The Gazebo adalah Banana Surprise, campuran buah pisang, nanas, dan stroberi. Untuk dapat menikmatinya, Anda cukup merogoh kocek Rp10 ribu. Selain itu, ada pula jus, bandrek, es teh manis, lemon tea, dan aneka soft drink.

“Bulan Desember rencananya kami akan menyediakan yogurt dan tahun depan kami akan menambahkan menu makanan," jelasnya.

Jika tertarik, Anda bisa langsung datang ke Jalan Boulevard Raya WD 2. No. 6, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Restoran ini buka setiap Senin-Jumat pukul 10.00-22.00 WIB, sementara Sabtu dan Minggu pada pukul 06.00-22.30 WIB.(Pasha Ernowo//ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil