Kamis, 24 Februari 2011

Donut Tetap Lezat Meski Tanpa Topping

Nikmatnya Lick Me Donuts (Foto: Indah)
BOSAN menunggu gigitan kedua untuk merasakan topping nikmat pada donut yang Anda makan? Singkirkan jauh-jauh keinginan itu. Lick Me Donuts hadir dengan keaslian rasa yang menggugah, meski tanpa topping sekalipun.
 
Jika umumnya donut yang ada di pasaran mengunggulkan topping sebagai pengantar varian rasa, Lick Me Donuts menawarkan sensasi lain dengan mengedepankan varian rasa utuh pada donutnya. Dengan kondisi tersebut, Anda pun tak perlu menunggu gigitan kedua, ketiga, dan seterusnya untuk menemukan varian rasa yang Anda sukai.
 
Itulah donut terbaru persembahan Lick Me Donuts. Kehadiran donut panggang pertama di Indonesia ini tentu menjadi penyegar di antara deretan donut yang sebelumnya sudah menjamur di pasaran.
 
“Kami ingin menampilkan sisi lain dari cita rasa donut yang sudah ada. Selain mengunggulkan rasa, kami juga menawarkan proses memasak donut yang tak biasa, yakni dengan sistem dipanggang,” tutur Vivi Lim selaku owner Lick Me Donuts yang ditemui okezone saat launching Lick Me Donuts di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (23/2/2011). 
 
Untuk memanjakan penggemar donut, Lick Me Donuts pun menghadirkan lima varian rasa yang menggugah. Ada cokelat, plain, green tea, strawberry dan blueberry. Anda dapat memilihnya sesuai selera yang Anda inginkan. Tak perlu khawatir dengan keutuhan rasa yang ditawarkan, karena donut ini siap memanjakan lidah Anda dengan perpaduan rasa gurih dan manis yang begitu pas.
 
Saat menggigitnya, Anda langsung disuguhkan sensasi rasa yang berbeda dari donut pada umumnya. Pasalnya, donut persembahan Lick Me Donuts ini sangat kenyal, padat, lembut dan penuh dengan keutuhan rasa. Jadi, tak perlu lagi menunggu gigitan berikutnya untuk merasakan kelezatan topping yang Anda sukai? Cukup sekali gigit dan variasi rasa donut yang Anda inginkan pun langsung melumer di lidah.
 
Bagi Anda yang menginginkan tambahan rasa, Lick Me Donuts pun menyediakan berbagai variasi topping yang dapat dicoba. Anda dapat membubuhkannya sesuai keinginan. Tertarik? Cukup merogoh kocek Rp8.000 saja untuk menikmati satu donut panggang yang menawarkan keutuhan rasa ini dan lidah Anda pun akan berkelana dengan cita rasa lain yang ditawarkan donut panggang ini.
(tty

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Si Hitam yang Manis

Bubuh injin (Foto: Google)
BANYAK orang mungkin sudah familier dengan masakan utama tradisional Bali. Namun, mungkin hanya sedikit orang yang mengetahui kudapan khas pulau dewata ini. Salah satu camilan Bali yang terkenal adalah bubuh injin atau bubur ketan hitam.
 
Meski namanya bubur ketan hitam, bubuh injin pada dasarnya juga menggunakan ketan putih. Namun, hasilnya adalah warna hitam dengan rasa manis dan gurih yang amat mengundang selera. Bubuh injin bisa disajikan dengan taburan kelapa di atasnya yang makin menambah gurih rasanya. Atau dengan tambahan es batu yang membuatnya semakin segar.
 
Ada pula restoran yang menyajikan bubuh injin dengan tambahan es krim vanila sebagai pengganti santan. Santan tetap digunakan hanya dalam takaran yang sedikit. Santan dituang sedikit ke atas bubur. Bisa dibilang ini adalah kenikmatan yang dobel. Selain dari buburnya, juga dari rasa es krim yang menggoda.
 
Baik disajikan dingin maupun hangat, bubuh injin tetap gurih dan istimewa. Tergantung pada selera Anda, bagaimana ingin menikmatinya. Sebenarnya, tidak ada bedanya bubur ketan hitam ini dengan bubur ketan hitam lainnya. Namun, berbeda daerah, tentu berbeda pula penamaannya.
 
Bubuh injin ini terbuat dari beras ketan hitam yang dimasak dengan gula merah. Sebagai
pelengkap, biasanya saat penyajian diberikan areh atau kucuran santan kental yang telah dimasak dengan garam dan daun pandan agar wangi. Ada pula restoran Bali yang menyajikan bubuh injin bukan dengan areh, melainkan memberinya taburan kelapa yang sudah diparut. Bubuh injin atau bubur injin biasanya disajikan di rumah masyarakat Bali ketika ada keramaian, pesta, atau pertemuan warga.
(SINDO//tty

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil