PECEL cenderung memiliki rasa yang khas. Tapi ada yang berbeda dari menu pecel berikut. Kehadiran biji lamtoro muda, di antara tempe, bayam dan tauge, menjadikan pengalaman makan lebih meriah. Bahan: 500 gr tempe 100 gr udang gilling 4 btr bawang merah 2 siung bawang putih 6 bh cabai merah besar 2 lbr daun salam 1 lbr daun jeruk purut 1 sdm gula merah 50 gr tempe semangit 3 btr kemiri 1 btg serai 1 ruas jari lengkuas 1 ruas jari kencur 1 sdt garam 600 ml santan.
Pelengkap: 4 piring nasi hangat 100 gr bayam, rebus 50 gr tauge, rendam dalam air panas, tiriskan 1 sdm biji lamtoro muda, cuci dengan air hangat 3 sdm sambal pecel, siap pakai, cairkan Rempeyek kedelai hitam.
Cara Membuat: - Tempe, udang, bawang merah, bawang putih, cabai merah, daun salam, serai, lengkuas, daun jeruk purut, dan tempe semangit, rebus bersama.
- Haluskan tempe, cabai merah, bawang putih, kencur, dan kemiri. Masukkan dalam panci bersama bumbu-bumbu yang lain. Tambahkan santan dan masak hingga mendidih.
- Hidangkan nasi di atas piring datar, tambahkan sayuran, kemudian siram dengan sambal tumpang dan sambal pecel, lengkapi dengan rempeyek kedelai hitam. Resep ini disarikan dari buku “Health Cooking Nasi Campur” karya Hindah Muaris. (tty
Jika Anda pecinta pedas belum lengkap rasanya jika belum menyambangi Waroeng Spesial Sambal (SS). Di tempat ini Anda bisa memilih 30 jenis sambal dengan tingkat kepedasan di atas rata-rata.
Beberapa sambal bahkan punya “nama usil.” Seperti sambal belut yang disebut juga sambal smack down, mengingat proses penangkapan belut harus dilakukan dengan tenaga ekstra karena kulitnya yang licin dan susah ditangkap. Sambal bajak punya nama lain Sambal Teroris, sedangkan sambal rempelo ati dinamai juga Sambal Kurang Ajar karena orang yang memakannya bisa disebut “makan hati.”
Semua sambal yang berkisar antara harga Rp 1.500 – 6.000 ini terasa segar karena baru dibuat begitu dipesan. Yang paling komplit adalah sambal gobal gabul yang merupakan campuran dari beberapa macam sambal seperti sambal bajak, sambal ijo, sambal kecap, dan sambal rempelo ati.
"Dalam sehari kami butuh 4 kg cabai rawit merah (ini untuk yang pedas tak terkira), dan jenis lainnya hanya 2 kg. Untuk terasinya kami datangkan langsung dari Jawa Timur," kata Kepala Warung Special Sambal Surahman (26) ketika ditemui okezone.com (11/11/2010).
Harga untuk lauk, sayur, dan minuman pun termasuk ringan di kantong. Aneka lauk seperti belut, ayam goreng, nila, bawal, udang, cumi ditawarkan hanya Rp3.500– 30.000.
“Yang harga paling mahal untuk menu lauk sebesar Rp 30.000 adalah Gurame bakar. Menu ini baru kita keluarkan pada bulan ini,” tambahnya.
Sedangkan untuk aneka sayur seperti pecel, sayur asem, cah kangkung, plencing jawa, bisa didapatkan dengan harga Rp 2.500 – 4.500. Rasanya nggak kalah kok dengan sayur dan lauk di rumah-rumah makan Sunda yang sekarang sedang menjamur.
Setelah makan pedas enaknya minum yang dingin seperti jus. Beragam jus juga ditawarkan murah meriah Rp4.000 – Rp 6.500. Yang istimewa adalah jus gobal gabul seharga Rp 6.500 yang terbuat dari campuran alpukat, jambu, belimbing, dan pepaya. Porsi nasi putihnya yang seharga Rp 3.000 pun tidak pelit alias sedikit lebih banyak daripada porsi nasi di rumah-rumah makan lain. Jika ingin lebih puas pesan saja nasi dalam cething/bakul seharga Rp 11.000.
Warung yang pertama berdiri di Yogyakarta ini sekarang telah memiliki 33 cabang di seluruh Indonesia, sebagian berkonsep waralaba. Warung ini bisa dikenali dari logonya yang berwarna merah dengan maskot berupa orang-orangan berbentuk cabai merah besar mengenakan kaca mata. Maskot ini bernama Mr Huuh-Haah yang tak lain adalah pemilik utama Warung SS. Si pemilik membebaskan konsumennya untuk mengajukan komplain dan masukan berkaitan dengan pelayanan warungnya dengan mencantumkan nomornya pada poster yang terpajang di setiap cabang.
Jika anda tertarik untuk mencobanya datang langsung di Jalan Margonda Raya, samping Hotel bumi Wiyata, Depok. Dengan jam buka untuk weekday dari jam 11.00 WIB sampai 22.00 WIB, sedangkan untuk weekend dari jam 11.00 WIB sampai jam 23.00 WIB. (Pasha Ernowo//uky