Tom yung (Foto: Google)
HIDANGAN Thailand identik dengan kesegarannya. Inilah yang dituturkan oleh salah seorang penggemar masakan Thailand, Agustin. Ditemui di Thai Express Senayan City saat tengah makan siang, wanita paruh baya yang berprofesi sebagai dokter gigi itu mengatakan, masakan asal Negeri Gajah Putih selain segar, yang tak kalah penting tidak magteg (berlemak). Agustin dan keluarganya memang senang berburu hidangan Thailand. Sudah banyak restoran Thailand yang ”dijelajahinya”, tidak terkecuali Thai Express.
”Saya suka phat thai di sini. Rasanya memang agak manis, jadi saya padukan dengan salad mangga yang asam,” kata Agustin.
Kebetulan wanita yang berdomisili di Bumi Serpong Damai, Tangerang, itu tidak mengonsumsi daging merah. Dia menyukai masakan Thailand lantaran memiliki banyak pilihan untuk tetap menikmati makanan yang enak di luar daging merah.
”Saya juga mencoba chicken tang hoon ball soup. Ini adalah sup bakso ayam dengan suun. Jadi, makan bakso enggak mesti dengan daging kan?” tuturnya.
Agustin juga menyebut, sup bakso ayam ini baru pertama kali ditemukannya di restoran Thailand. Seperti Agustin, jika kebetulan Anda bertandang ke sini, cobalah mencicipi hidangan phat thai talay yang menjadi andalan restoran ini. Untuk membuat mi ini digunakan saus tamarind sehingga rasanya menjadiagakasam.
Tenang saja, ada chili powder yang akan membuat rasa mi menjadi pedas. Mi ini disediakan bersama dengan salad dan kacang yang membuatnya crunchy. Bedakan dengan “pad si ew talay”, mi ini menggunakan saus tiram. Ayam akan terasa berbeda dalam menu gai hoh bai toey. Ini adalah ayam yang dibungkus dengan daun pandan. Ayamnya empuk dan terasa agak manis, enak dicocol dengan hot plum. Tersedia pula prontos, roti gulung berisi udang yang sudah dipotong-potong dengan irisan kol dan wortel sebagai salad. Kalau crispy pancake, enaknya dicocol dengan sweet plum. Pancake-nya sendiri sudah berasa manis.
Bukan hanya mengenalkan masakan Thailand, Thai Express juga berupaya mendekatkan pengunjung dengan sajian minuman populer negara ini. Thai tea misalnya, juga ada jus kedondong yang asam tapi manis sekaligus segar. Aroma kedondongnya cukup kental. Atau sour plumyang berisi buah plum. Untuk dessert, harus coba sejumlah menu favorit. Seperti man cheam, singkong rebus dengan vla, tub tim krob yang disebut merah delima yang terbuat dari bengkuang, dan khao niao atau ketan mangga. Sementara itu, untuk minuman Anda bisa mencoba milkshake kacang merah, alpukat, atau milkshake pisang. Yang unik thai pina colada, soda nanas dengan satu scoop es krim sebagai topping ditambah potongan nanas.
Thai Express yang berada di Senayan City dapat menampung 50 orang pengunjung. Di sini Anda tidak perlu khawatir akan terganggu dengan asap rokok karena seluruh ruangan merupakan non smoking area.
”Awalnya kami memberlakukan sebuah ruangan di sisi kiri khusus untuk perokok. Tapi sejak ada larangan, tempat ini jadi bebas asap rokok,” kata Chef Thai Express Thomas.
Kebanyakan pengunjung yang datang ke tempat ini adalah karyawan yang berkantor di sekitar bilangan Senayan. Di akhir pekan, restoran ini biasanya dipadati oleh pengunjung dari kalangan keluarga.
Berhubung namanya Thai Express, maka makanan yang dipesan pun akan terhidang secara ekspres atau dengan kata lain pengunjung tidak perlu menunggu lama datangnya makanan pesanan. ”Khap kun ka,” kata seorang pelayan dari restoran ini.
Ya, sekarang kita tidak perlu jauh-jauh terbang ke Thailand demi mencicipi masakan khas negara tersebut.
(SINDO//tty
Tidak ada komentar:
Posting Komentar