Breaking

Rabu, 08 Desember 2010

Eksotika Gastronomi Khas Thailand

Tom yung (Foto: Google)
THAILAND tak hanya terkenal akan negaranya yang eksotik. Keeksotikan juga tercermin dari kulinernya yang khas. Mau berkenalan lebih dekat dengan kuliner negara ini? Coba saja berkunjung ke Thai Express. Ragam hidangan asal Thailand bakal memanjakan lidah Anda. 
”Sawadeeka,” ujar seorang pelayan, menyambut para pengunjung yang datang ke Thai Express. Begitulah sambutan yang akan Anda dengar begitu melangkahkan kaki ke restoran ini. Sambutan yang berarti ”selamat datang” atau ”halo” dalam bahasa Thailand itu sekaligus menandakan dimulainya petualangan kuliner dari negara seluas 510.000 km tersebut.
 
Untuk urusan makanan Thailand, Thai Express tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Restoran yang sudah beroperasi selama beberapa tahun ini berpusat di Singapura dan memiliki sekitar 22 outlet di negara itu. Thai Express juga dapat ditemukan di Malaysia. Di Indonesia, restoran ini telah beroperasi sejak 2003, tepatnya di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Kini, selain di Senayan City dan Mal Taman Anggrek, Thai Express juga menyapa pencinta kuliner Thailand di Surabaya, Bali, dan Medan.
 
Dinamakan Thai Express lantaran restoran ini berkonsep semi fast food. ”Untuk pemesanan makanan, tamu hanya perlu menunggu kurang lebih lima menit. Jadi, tidak membuang banyak waktu mereka,” kata Chef Thai Express Thomas. Kendati hidangan cepat saji, bukan berarti restoran ini tidak memperhatikan kesegaran makanan yang ditawarkan.

Thomas meyakinkan bahwa seluruh makanan yang dihidangkan baru dimasak begitu ada pemesanan. Adapun untuk urusan bumbu-bumbu yang dipergunakan untuk mengolah masakan, Thomas mengaku sebagian besar didatangkan dari Singapura. Dengan begitu, di mana pun Anda mencoba masakan Thai Express, rasanya tetap sama. Di restoran yang berlokasi di Senayan City ini, Thai Express mempunyai beberapa makanan autentik yang telah divariasikan dengan masakan Thailand modern.
 
”Misalnya ‘crispy pancake’ yang kita tahu berasal dari Western, kami coba modifikasi dengan bumbu racikan tersendiri sehingga menghasilkan rasa berbeda dan dipadukan dengan saus sweet plum,” sebut Thomas.

Sebelum mulai menyantap makanan berat di sini, Anda harus mencoba terlebih dahulu hidangan pembuka. Yang asam pedas ada salad mangga, atau salad seafood yang rasanya lebih asam dan pedas. Masih di jajaran menu pembuka, ada tom yum. Jangan kaget, tom yum yang ini berbeda dengan yang biasa kita temukan. Sebab, makanan ini jenis “clear soup” alias disajikan dengan kuah yang bening.
 
Memang biasanya kuah “tom yum” berwarna kemerahan yang sepertinya tampak pedas menantang. Jika Anda pikir
”tom yum” bening ini tidak pedas, jelas salah. Sedianya “tom yum” tersebut amat pedas karena kuahnya sudah dicampur dengan irisan cabai rawit. Rasanya segar dengan isi cumi, ikan dori, udang pancet, dan jamur.

Sebatang sereh membuat tom yum berkesan makin segar dan asam. Tak heran tom yum ini menjadi signature Thai Express.
 
Kari juga ada di sini, baik kari hijau maupun kuning. Kari hijau terbuat dari cabai hijau besar. Namun, pengunjung tidak dapat memilih untuk meminta hidangan agar tidak terlalu pedas atau tak pedas sama sekali. ”Sebab, bumbu memang sudah begitu pakemnya dari pusat. Kami hanya bisa menyarankan agar tamu memilih hidangan lain yang tidak pedas,” kata Thomas.
 
Thai Express juga menyediakan aneka mi. Seperti sen lek neua, mi Thailand dengan irisan daging yakiniku. Menyantap hidangan ini enaknya dengan cabai rawit yang diiris atau bisa juga dengan saus bangkok ataupun chili powder. Mi Thai-nya bisa diganti dengan bihun jika mau. Di sini Anda bisa mencoba kwetiau thai dan kwetiau singapura. Kwetiau singapura bentuknya lebih lebar ketimbang kwetiau thai.
 
Yang unik, nasi goreng tom yum. Untuk menggorengnya digunakan pasta tom yum ditambah cumi, udang, dan ikan dori. Barbeque-nya juga enak disantap, baik untuk makan siang maupun makan malam. Pilihannya ada daging, seafood, ayam, dan ikan. Menyantapnya tentu dengan saus tersendiri. Untuk seafood dan ikan lebih enak disantap bersama saus dabu-dabu. Saus ini terdiri atas irisan cabai rawit, bawang merah, dan bawang bombai yang di-saute (tumis). Yang pasti rasanya pedas segar.
 
Sementara saus tamarind rasanya agak asam. Bahan bakunya meliputi pasta tomat, nanas, wortel, saus sambal, dan daun bawang. Pasta tomat dan nanaslah yang membuat saus ini terasa asam. Pantas untuk disandingkan dengan BBQ daging atau ayam. Bukan hanya itu pilihan saus yang ditawarkan, lainnya ada saus Thai plum.
 
”Saus itu terbuat dari buah plum yang sudah difermentasikan, lalu dimasak dengan lobak, wortel, serta cabai merah besar. Ada dua macam saus ini, yaitu sweet dan hot,” sebut Thomas. Hmm… mana yang Anda pilih?
(SINDO//tty

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar