Semarak Natal di Samwon House (Foto: Pasha Ernowo/Okezone)
KE MANA Anda ingin merayakan suka cita Natal? Makan bersama keluarga dan kerabat boleh jadi merupakan agenda wajib bagi yang merayakan hari kelahiran Yesus Kristus. Tahun ini, yuk nikmati sajian yang sedikit berbeda.
Makan masakan Korea, hmm… pasti akan menjadi pengalaman Natal yang berbeda. Restoran Korea di Jakarta memang belum banyak seperti halnya restoran China ataupun Jepang. Satu dari yang sedikit itu adalah Samwon House.
Restoran yang baru dibuka pada 19 November lalu itu menawarkan sajian autentik Negeri Ginseng, yang cocok juga dinikmati saat Natal. Apalagi menyambut Natal dan tahun baru kali ini, Samwon House akan memberikan suvenir bagi tiap pengunjung yang makan dengan nilai pembelian minimal Rp10.000.
Makan di sini, Anda seperti diajak menengok kegiatan santap menyantap hidangan di Istana Gyeongbokgung yang bersejarah di Korea. Nuansanya klasik, dengan warna dominan merah dan hijau.
Untuk menambah kesan Korea pada interior, ditampilkan pula baju tradisional hanbok sebagai aksesori restoran, kipas tiga warna, plus alat musik khas Korea. Anda bisa memilih variasi tempat duduk saat makan di restoran yang berlokasi di lantai dasar gedung Setiabudi One, Jakarta Selatan ini.
Mau duduk di meja dengan kursi kayu, duduk di meja tatami, atau di ruang VIP yang lebih privat? Ketika meja telah dipilih, pramusaji bakal membawakan hidangan pembuka yang disebut pan can. Isinya antara lain kerang, ikan teri, taoge, salad, dan sawi putih yang tersaji dalam porsi kecil.
Lalu ada pula ocha, teh dengan aroma bakaran yang sangat khas. Pan can dan ocha diberikan secara cuma-cuma kepada tiap pengunjung, selain juga shike, minuman penutup yang terbuat dari air beras ketan dan jahe.
Terdapat 50 jenis menu di Samwon House yang dikelompokkan dalam kategori bakaran/barbeque (gogi gui), sup porsi besar (jeongol), nasi campur Korea (bimbimbap), tumisan/hot plate (bokkeum), sup dan mi (tang & guksu), snack (tteokbokki),dan aneka minuman.
”Menu best seller di sini adalah galbi sal, jeongol, dan bimbimbap. Bimbimbap merupakan nasi campur Korea yang disajikan dalam mangkuk dolsot. Sementara jeongol adalah sup dalam porsi besar yang bisa di-sharing dengan 3-4 orang,” kata pemilik Samwon House, Albert Sentosa.
Adapun galbi sal merupakan menu bakaran yang bahan bakunya daging sapi tanpa bumbu. Untuk menambah kelezatan menu barbeque ini, tersedia tiga macam saus, yakni saus manis, saus asin yang terbuat dari minyak wijen dan garam, serta saus tauco.
Dari kategori bakaran,ada lagi menu yang nyam galbi.Bahan baku menu ini adalah iga sapi yang sudah diberi bumbu saat dibakar.Tekstur daging yang sangat lembut akan membuatAnda ketagihan menyantapnya. Menu lain yang direkomendasikan oleh Albert yaitu jeongol.
SINDO berkesempatan mencicipi budae-jjiggae jeongol. Menu sup ini berisi aneka bahan. Ada sohun, kucai, sosis, tahu, sawi putih, cikuni, daging sapi, jamur kuping, paprika, dan wortel.
Untuk menyantapnya, Anda akan dibantu oleh seorang pramusaji yang tahu bagaimana memasak semua bahan tersebut langsung di meja restoran. Cukup direbus selama 10 menit, bahan-bahan yang dicampur di dalam kuah sup tadi sudah bisa disantap.
Kuah sup berwarna merah yang berasal dari cabai Korea yang disebut kucotaro. Rasanya mirip tom yum dan agak pedas.Tapi kalau Anda tak suka pedas, bisa memesan budae-jjiggae jeongol dengan kuah ”polos” atau air kaldu sapi saja.
Di akhir santapan, jangan lupa mencicipi shike ataupun minuman lain yang berasal dari Korea,seperti chamisu, bok bunja baram, chum churum, dan makgeolli yang mengandung alkohol.
Bagi Anda yang tak suka alkohol, jangan khawatir karena di sini juga menyediakan aneka jus dan soft drink. Harga makanan di Samwon House dipatok dalam kisaran Rp55.000-Rp180.000. Sementara minuman Rp10.000-Rp180.000.(SINDO//nsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar