Breaking

Sabtu, 20 November 2010

Menu Kanton Khas Teratai

(Foto: Ist.)
MASAKAN China asal Kanton sangat populer di Indonesia. Jenis masakan ini bahkan dianggap sebagai tren masakan China di Tanah Air, termasuk di Teratai Restaurant, Hotel Borobudur, Jakarta.

Bagi Anda yang menggemari masakan China, sekali-kali datanglah ke Teratai Restaurant yang berlokasi di lobi Hotel Borobudur, Jakarta. Restoran yang interiornya didominasi warna natural cokelat ini menyediakan masakan China khas Kanton yang sangat cocok untuk lidah orang Indonesia.

Menurut Manajer Teratai Restaurant Richard Chau, masakan Kanton sangat disukai masyarakat Indonesia lantaran kaya rasa. Konon, masakan Kanton awalnya merupakan hasil pengembangan dari masakan Hong Kong. Jadi, tidak mengherankan jika cita rasa masakan Hong Kong sedikit terasa pada masakan asal salah satu provinsi di China itu.

“Seperti masakan Indonesia pada umumnya, masakan Kanton juga mengandung cita rasa pedas, asam, manis, dan asin,” ujar Richard.

Restoran Teratai baru beroperasi kembali pada 23 Oktober 2010 setelah beberapa waktu ditutup lantaran harus direnovasi.Masih sama seperti Teratai yang “terdahulu”, masakan yang diunggulkan adalah sajian khas Kanton, namun beberapa di antaranya merupakan menu baru.

Yang mengolahnya yakni dua koki andal asal Hong Kong, Alex Kwok sebagai Executive Chinese Chef dan Winson Yao sebagai Assistant Executive Chinese Chef. Menu unggulan yang ditawarkan di restoran ini, antara lain tiga kombinasi hati angsa saus madu, udang saus wasabi, dan bebek panggang saus lemon. Menu utama tersebut disajikan secara bersamaan di dalam satu wadah cantik berukuran panjang mirip talenan.

Walaupun ini adalah menu utama, penyajiannya dibuat dalam porsi yang sangat sedikit. Saat diolah, semua masakan menggunakan akar teratai yang digoreng untuk memunculkan rasa nan unik.

“Bahan baku hati angsa kami impor dari Prancis. Selain teksturnya lembut,hati angsa memiliki kualitas yang bagus,” sebut Richard.

Ada lagi menu yang tak kalah lezat, yakni ikan gindara panggang dengan telur putih. Ikan gindara impor asal Australia ini diolah dengan cara direndam sekitar 10 menit untuk menghilangkan bau amisnya, kemudian dipanggang. Penyajiannya, ikan diletakkan di atas telur putih yang sudah digoreng. Tampilannya sangat cantik, tak kalah dengan rasanya yang lezat.

Kuliner Kanton dikenal selalu mengalami proses inovasi dalam hal rasa maupun masakan. Bahan sesederhana apa pun bisa disulap menjadi hidangan yang lezat. Tahu, misalnya. Bahan bertekstur lembut ini dapat diolah menjadi tahu goreng saus mentega ala Kanton.

Menu ini layak dijadikan sajian pelengkap buat hidangan utama. Menu ini terbuat dari tahu sakura yang digoreng kering serta dimasak dengan saus mentega dan dipercantik oleh udang goreng yang diletakkan di atasnya. Selain menawarkan aneka sajian khas Kanton, Teratai Restaurant juga memiliki menu dim sum yang diracik sendiri oleh koki dim sumasal Hong Kong,Chef Steven Low. Menu dim sum yang dapat dicoba, di antaranya steamed chicken dumplings in four colors dan shanghainese siew long bao surprise.

“Keistimewaan lain Teratai adalah,masakan kami halal. Jadi, bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ujar Evi Rumondang, Assistant Public Relations Manager Hotel Borobudur, Jakarta.(Koran SI/Koran SI/ftr

Informasi dan Tip Seputar Usaha Kecil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar